Sebagian besar proses pengobatan dan proses menjaga kesehatan adalah sesuatu yang ilmiah. Penyembuhan yang berdasarkan keajaiban, sebenarnya hanya keterbatasan akal kita untuk memahami proses yang terjadi, bukan karena adanya mukjizat.
Kefir adalah substansi yang secara ilmiah merupakan pangan fungsional yang luar biasa. Manfaat Kefir dapat diterangkan secara ilmiah, walaupun banyak hal tentang kefir yang masih berada diluar jangkauan pengetahuan manusia. Namun bukti empiris dapat digunakan sebagai suatu pendekatan ilmiah yang sederhana. Seperti seorang anak yang menyalakan sebatang korek api dengan menggoreskan pada sisi kotaknya, ia tahu bahwa korek akan menyala, tanpa tahu bagaimana prosesnya. Anak ini akan takjub melihat nyala korek dan bisa menganggapnya sebagai keajaiban.
Kali ini kami menyunting tulisan-tulisan khusus mengenai beberapa penyakit seperti maag dan diabetes, yang merupakan penyakit dengan insidensi yang sangat menonjol di kota-kota besar, dan di tengah kehidupan yang penuh konflik ini. Bagaimana dengan masalah-masalah kesehatan lainnya? Silahkan simak.
Semoga bermanfaat
KABAR GEMBIRA BAGI ANDA Penderita Diabetes Sakit Jantung Kanker Kolesterol Tinggi Hipertensi Kegemukan Maag, Gangguan Pencernaan dan lain lain. Kini anda dapat menjalani hidup sama sehatnya dengan orang normal yang sehat.
Showing posts with label riset kefir. Show all posts
Showing posts with label riset kefir. Show all posts

Thursday, 5 August 2010

Scientific research on Kefir

Extract taken from: Farnworth, E. R. (2006) Kefir – A Complex Probiotic. Food Science and Technology Bulletin: Functional Foods, Volume 2, Issue 1, (An online, peer-reviewed journal hosted on www.foodsciencecentral.com.)

Health benefits of kefir

Kefir has had a long history of being beneficial to health in Eastern European countries, where it is associated with general wellbeing. It is easily digested (Alm 1982c) and is often the first weaning food received by babies. Many of the studies regarding health benefits of kefir have been published in Russian and Eastern European journals and therefore are not easily accessible to Western science (Batinkov 1971; Ormisson and Soo 1976; Evenshtein 1978; Safonova et al. 1979; Ivanova et al. 1981; Sukhov et al. 1986; Besednova et al. 1997; Oleinichenko et al. 1999). However, the health benefits of kefir were demonstrated in Canada as early as 1932 (Rosell 1932).